in Tips Dunia Kerja

Etika Me-reschedule Jadwal Interview

JobSmart Indonesia

Mendapatkan panggilan untuk melakukan interview adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh pencari kerja. Tapi bagaimana ketika tawaran itu datang pada saat yang bersamaan? Well, ketika kamu dihadapkan oleh situasi seperti itu, apa yang sering kamu lakukan? Kebanyakan sih akan meminta penjadwalan ulang untuk melakukan interview disalah satu tempat atau menolak tawaran interview di tempat tersebut.

Nah, untuk melakukan interview tersebut, ada beberapa hal yang kamu perlu perhatikan agar tidak menimbulkan kesan yang buruk pagi rekruter yang mengundangmu. Berikut hal-hal apa saja yang harus kamu perhatikan ketika meminta reschedule jadwal interview:

Waktu

Saat kamu ingin meminta untuk penjadwalan ulang interview dengan perusahaan, pastikan kamu memberitahukannya pada waktu yang tepat. Kapankah waktu yang tepat itu? Sebaiknya kamu memberitahukannya langsung ketika kamu mendapatkan undangan untuk interview tersebut. Biasanya rekruter akan mengundang kandidat untuk melakukan interview pada sehari atau dua hari sebelumnya. Ketika kamu tidak bisa pada hari tersebut, kamu bisa langsung meminta untuk direschedule. Semakin cepat kamu minta untuk reschedule semakin besar juga peluangmu untuk direschedule oleh perusahaan tersebut.

Hindari untuk meminta reschedule pada hari H kamu untuk interview. Rekruter akan menganggap kamu tidak serius untuk melamar di perusahaan tersebut dan kemungkinan besar tidak akan memberikanmu waktu untuk melakukan interview lagi dilain hari.

Media komunikasi

Rekruter dapat mengggunakan beberapa media untuk mengundangmu melakukan interview. Media yang paling sering digunakan adalah email. Email dipilih karena lebih formal untuk melakukan urusan pekerjaan. Tidak jarang juga rekruter yang menghubungi kandidat melalui panggilan telepon ataupun pesan singkat.

Nah, ketika kamu ingin untuk mereschedulekan jadwal interview, media yang paling tepat adalah media yang sama dengan yang digunakan oleh rekruter. Ketika rekruter menghubungimu melalui email, balas email tersebut dengan jadwal interview yang kamu tawarkan. Begitupun jika rekruter menghubungimu lewat panggilan telepon, kamu bisa langsung meminta untuk dijadwalkan kembali ataupun dapat menolak panggilan interview tersebut.

Isi pesan

Ketika waktu dan media untuk menyampaikan pesan tersebut sudah kamu ketahui, sekarang apa yang perlu kamu sampaikan? Untuk menolak atau meminta penjadwalan ulang sebuah interview, kamu harus memberikan alasan yang kuat, mengapa kamu tidak bisa mengikut interview tersebut. Selanjutnya sertakan juga kapan waktu yang fleksibel bagimu untuk melakukan interview. Jangan sampai ketika rekruter telah memberikan jadwal interview diwaktu yang lain tapi kamu masih tetap tidak bisa mengikut kegiatan tersebut.

Walaupun kamu berniat untuk menolak interview tersebut, jangan lupa untuk tetap mengucapkan terima kasih karena sudah mengundangmu untuk melakukan interview tersebut. Sebaiknya juga setiap undangan interview yang kamu terima, haruslah kamu balas, apakah kamu bersedia untuk ikut ataupun tidak. Dengan begitu rekruter dapat melihat kamu sebagai orang yang profesional dan mampu memberikan kepastian kepada rekruter tersebut.

Perihal menolak atau meminta reschedule interview adalah hal yang lumayan sering dilakukan oleh pencari kerja. Tapi, jika kamu melakukannya dengan benar, peluangmu untuk mendapatkan kesempatan kerja akan lebih besar lagi.

Baca juga: Jenis Cuti yang Berhak Didapatkan Karyawan

Related Posts