in Tips Dunia Kerja

Kenali Peraturan Pemerintah Mengenai THR

JobSmart Indonesia

Salah satu yang menyenangkan yang terjadi di bulan puasa bagi karyawan adalah turunnya THR atau Tunjangan Hari Raya. THR ini wajib diberikan oleh perusahaan bagi karyawannya yang sedang memperingati hari raya keagamaan. Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.6/ 2016 hal mengenai THR sudah dijelaskan secara rinci, mulai dari besarannya hingga waktu pemberiaannya. Untuk itu, ini 5 hal penting yang perlu kamu ketahui mengenai THR seperti yang dikutip dari bisnis.liputan6.com :

1. Hanya satu kali dalam setahun

THR wajib diberikan oleh perusahaan hanya satu kali dalam setahun, tergantung pada hari raya keagamaan yang dirayakan oleh karyawannya. Bagi karyawan yang beragama Islam, akan mendapatkannya pada hari raya Idul Fitri, sementara yang beragama Kristen akan mendapatkannya pada hari Natal. Beberapa perusahaan pun mempunyai kebijakan untuk memberikan THR pada hari raya Idul Fitri walaupun karyawannya itu tidak ikut merayakan Idul Fitri.

2. Waktu pemberian

Perusahaan harus memberikan THR bagi karyawannya paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jika pada tahun ini Idul Fitri jauah pada tanggal 25-26 Juni maka seharusnya THR paling lambar diberikan pada pekan depan. Sebab, perusahaan yang terlambat membayarkan THR akan dikenakan denda sebesar 5% dari total seluruh THr karyawannya. Namun ada juga perusahaan yang memberikan THR lebih awal dari waktu yang telah ditentukan.

3. Lama bekerja

Karyawan yang telah bekerja minimal satu bulan berhak untuk menerima Tunjangan Hari Raya. Walaupun besarannya disesuaikan dengan masa kerjanya. Menurut peraturan lama, THR akan diberikan bagi karyawan yang telah bekerja satu tahun pada perusahaan tersebut atau minimal 3 bulan. Hal itu berlaku bagi pekerja yang memiliki hubungan kerja, baik yang berdasarkan perjanjian kerja tertentu (PKWTT) atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

4. Rumus THR

Pemberian THR mempunyai rumusnya sendiri, hitungan yang proposional adalah masa kerja dibagi 12 lalu dikalikan gaji karyawan tersebut selama sebulan. Jika karyawan sudah bekerja selama satu tahun penuh, maka besaran THR yang didapat adalah satu kali gaji. Jika gaji karyawan itu adalah 12juta, dan dia baru bekerja selama satu bulan, maka besaran THR yang akan didapatkannya adalah 1juta dengan rumus 1:12×12.000.000 = 1.000.0000

5. Sanksi

Perusahaan yang terlambat memberikan THR akan dikenakan denda sebesar 5% dari total THR yang yang dibayarkan kepada karyawan. Selain itu, perusahaan juga akan mendapatkan sanksi administratif berupa sanksi tertulis. Jika perusahaan tidak melaksanakan teguran tertulis, maka akan diberikan sanksi pembatasan kegiatan usaha. Kondisi finansial perusahaan pun akan diaudit selama dua tahun terakhir oleh akuntan public.

Jadi, kamu sudah mengerti kan peraturan tentang THR? Untuk itu gunakan THR-mu dengan bijak ya.

Baca juga: Tips Mencari Kerja yang Sebaiknya Tidak Kamu Ikuti

Related Posts