in Tips Dunia Kerja

Bagaimana Memaksimalkan Kemampuan Kandidat Overqualified ?

JobSmart Indonesia

Umumnya perusahaan menghindari merekrut kandidat yang overqualified dan mencari karyawan yang benar-benar sesuai dengan dibutuhkan. Padahal itu bisa menjadi peluang yang baik bagi perusahaan jika dapat mengelola kemampuan kandidat itu dengan baik. Kandidat yang kemampuannya melebihi kualifikasi yang dibuat oleh perusahaan sebenarnya dapat dimanfaatkan dengan perusahaan, seperti :

1. Menyelesaikan pekerjaan yang melebihi ekspektasi

Seringkali pekerjaan yang diberikan oleh karyawan dapat diselesaikan dengan baik bahkan terkadang melebihi ekpekstasi. Untuk itulah Anda harus dapat memanfaatkan hal itu dengan baik. Jika ingin memperoleh hasil yang lebih efektif, berikan kandidat pekerjaan yang memang dikuasainya namun dengan ekspektasi yang sedikit lebih tinggi.

2. Tingkatkan lagi kemampuan dengan memberikan pelatihan

Biasanya dalam sebuah perusahaan terdapat beberapa jenis karyawan, ada yang ingin semakin berkembang, ada juga tidak memiliki niat untuk mengembangkan dirinya. Untuk itu, akan lebih mudah bagi perusahaan untuk mengikutsertakan karyawan yang memang mempunyai keinginan untuk mengembangkan dirinya, dan biasanya karyawan yang over qualified, memiliki keinginan tersebut.

Ikut sertakan kandidat yang overqualified untuk mengikuti pelatihan agar kemampuannya semakin hebat lagi. Dalam mengembangkan karyawan sebaiknya carilah karyawan yang memang memiliki kemampuan yang sudah memadai dan mudah untuk dilatih. Semakin mudah untuk dilatih, maka akan semakin juga hasil yang akan didapat oleh perusahaan.

3. Kembangkan potensi kepemimpinan

Jika karyawan tersebut memang sudah overqualified tidak ada salahnya untuk menjadikannya sebagai pemimpin. Dengan begitu, karyawan akan merasa dihargai dan akan lebih keras bekerja untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Untuk menjadi pemimpin tidaklah mudah, oleh karena itu, jika kandidat sudah memiliki potensi untuk menjadi pemimpin maka sebaiknya diberikan kepercayaan untuk melakukan hal itu.

4. Berikan tantangan bagi karyawan tersebut

Kandidat yang overqualified akan merasa bahwa pekerjaan yang dilakukannya terlalu mudah hingga cenderung cepat bosan. Untuk itu, berikan tantangan bagi karyawan tersebut secara berkala. Sehingga bukan hanya akan menghasilkan produkvitias bagi perusahaan, tapi juga menjaga karyawan tersebut untuk tetap berada di perusahaan itu. Sebab jika karyawan sudah merasa bosan, tidak akan sulit baginya untuk menemukan pekerjaan baru.

5. Mempengaruhi lingkungan kerja yang lebih positif

Keberadaan karyawan yang overqualified dalam lingkungan kerja turut mempengaruhi pekerjaan dari karyawan lainnya. Jika pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan tersebut cenderung lebih cepat, maka ritme kerja rekan setim nya pun akan ikut menjadi cepat. Dengan begitu, karyawan akan lebih produktif.

6. Menghemat pengeluaran dari perusahaan

Karyawan yang menyadari bahwa dirinya melamar di posisi yang berada dibawah dari kualifikasi yang dimilikinya tentu sadar bahwa itu sudah menjadi resikonya untuk menerima kompensasi atau pendapatan sesuai dengan yang diberikan oleh perusahaan. Hal itu bisa menguntungkan perusahaan karena tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra dan pengeluarannya pun sesuai dengan yang budgetnya.

Baca juga : Kerja di Perusahaan Swasta atau BUMN?

Related Posts