in Tips Dunia Kerja

Perbedaan Headhunter, Rekruter dan Sourcer

JobSmart Indonesia

Dalam dunia rekrutmen, terdapat beberapa istilah bagi seseorang yang bekerja untuk mengisi posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan.  Ada headhunter, rekruter maupun sourcer. Kira-kira apa sih yang membedakan ketiganya?

Headhunter

Headhunter adalah seseorang yang diminta oleh perusahaan untuk mencari kandidat yang cocok mengisi posisi tertentu dengan keahlian tertentu. Biasanya untuk keahlian dan latar belakang yang sulit ditemukan.

Headhunter biasanya bekerja pada sebuah agency atau berdiri sendiri sebagai consultant. Mereka akan mendapatkan bayaran setiap dari setiap kasus yang diterimanya. Jadi, headhunter ini tidak hanya menerima pendapatan dari satu perusahaan saja, tapi dari setiap perusahaan yang menggunakan jasanya. Biasanya orang yang menjadi headhunter mencari kandidat yang lebih spesifik.

Dalam mencari kandidat, headhunter lebih aktif dan juga agresif dalam mendekati kandidat yang diincarnya. Biasanya karena kandidat yang mereka incar adalah top management, sehingga cara pendekatannya pun berbeda. Apabila kandidat yang diincar itu statusnya masih sedang bekerja, maka akan lebih menarik lagi bagi headhunter untuk bisa membajaknya ke perusahaan lain.

Rekruter

Rekruter adalah seseorang yang direkrut oleh perusahaan untuk mencarikan karyawan tepat bagi setiap posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Rekruter bisa saja seseorang yang bekerja di perusahaan itu, termasuk menerima gaji bulanan dan fasiltias dari perusahaan tersebut. Namun ada juga yang mendirikan business mereka sendiri yang menyediakan layanan rekruter.

Berbeda dari seorang headhunter, cara rekruter untuk mencari kandidat lebih umum. Misalnya dengan memposting iklan lowongan di situs pencarian kerja. Proses yang dilakukan juga seperti proses rekrutmen pada umumnya. Seperti melakukan pre-screen dan juga menginterview kandidat satu per satu hingga menemukan kandidat yang tepat.

Dalam proses rekrutmen, rekruter cenderung proaktif untuk mencari tahu keahlian dan juga kemampuan apa yang dimiliki oleh kandidat tersebut. Namun ada juga beberapa rekruter yang mencari kandidat menggunakan bantuan dari screening system untuk menemukan kandidat yang tepat.

Sourcer

Istilah sourcer mungkin yang paling asing ditelinga masyarakat Indonesia, tapi nyatanya pekerjaan ini sudah banyak yang melakoni. Sourcer juga sering disebut researcher atau orang yang mencari tahu. . Sourcer adalah orang yang mencari kandidat yang tugasnya mencari daftar informasi yang spesifik dari kandidat

Misalnya perusahaan membutuhkan daftar nama untuk Head of IT yang paling hebat di Indonesia. Setelah sourcer berhasil membuat  daftar tersebut, maka pekerjaannya sudah selesai. Soucer tidak sampai bertemu atau kontak langsung dengan orang-orang yang termasuk pada daftar yang dikumpulkannya itu.

Maka dari itu, seorang sourcer akan sulit dikenali oleh pencari kerja, karena memang mereka bekerja secara privat. Berbeda sekali dengan rekruter yang terlihat jelas dan juga headhunter yang aktif dalam menghubungi kandidat.

Baca juga : Tips Mencari Kandidat Melalui LinkedIn

Related Posts