in Tips Dunia Kerja

Bagaimana Membuat Situasi Wawancara yang Nyaman?

JobSmart Indonesia

Setelah proses panjang rekrutmen, mulai dari memasang iklan, menyaring CV kandidat, hingga akhirnya memanggil kandidat untuk melakukan wawancara. Ini merupakan proses penting dalam sebuah rekrutmen, dimana rekruter dapat berinteraksi secara langsung dengan kandidat. Jika sebelumnya rekruter hanya melihat gambar kandidat dari CV saja, kini rekruter dapat bertemu langsung dengannya.

Tak jarang, proses interview adalah hal yang menyebalkan karena harus bertemu dengan banyak orang yang ternyata tidak tepat dengan mereka. Bahkan situasi interview cenderung membosankan ketika kandidat menjawab pertanyaan yang sama. Untuk itu, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh rekruter agar bisa membuat situasi wawancara menjadi nyaman:

1. Lokasi yang nyaman membuatmu lebih santai

Carilah tempat yang sekiranya nyaman untuk mengobrol agar wawancara tidak berjalan dengan kaku. Beberapa rekruter sekarang menggunakan coffee shop sebagai tempat untuk mewawancarai kandidat. Suasana yang santai dan juga nyaman akan membuat kandidat lebih mengeluarkan potensi yang dimilikinya. Berbeda jika wawancara dilakukan dikantor, apalagi jika suasananya kaku, kandidat bisa saja semakin tertekan.

2. Berikan pertanyaan yang menarik

Berikan pertanyaan dengan santai, jangan langsung menanyakan pertanyaan yang bisa membuat kandidat menjadi pusing dan merasa tertekan. Sebaiknya tanyakan hal-hal ringan diawal pembicaraan untuk membuat suasana agar lebih cair.  Setelah kandidat cukup merasa nyaman dan juga lancar untuk berbicara maka mulailah bertanya lebih dalam lagi tentang apa yang ingin diketahui dari kandidat.

3. Kasih kesempatan kandidat bertanya

Jangan hanya mendengarkan jawaban dari kandidat saja, tapi juga berikan kesempatan bagi kandidat untuk bertanya padamu. Berikan kandidat kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnya atau mengetahui apa saja yang ingin diketahuinya dari perusahaan ataupun dari rekruter sendiri. Nah, supaya dapat menjawab pertanyaan kandidat dengan baik, maka siapkan terlebih dahulu jawaban dari pertanyaan yang kira-kira akan disampaikan oleh kandidat. Preparation makes it more easier.

4. Perhatikan penampilan

Penampilan akan sangat berpengaruh baik itu bagi rekruter maupun kandidat. Walaupun kita sudah sering mendengar jangan menilai orang dari penampilannya tapi nyatanya kita masih saja menilai kepribadian seseorang pertama kali dari penampilannya tersebut. Untuk itu, baik rekruter maupun kandidat harus bisa menunjukan penampilan yang sebisa mungkin mencerminkan kepribadian kandidat tersebut.

5. Intip penampilan kandidat

Baiknya sebelum bertemu kandidat secara langsung, kamu sudah melihat cuplikannya terlebih dahulu. Misalnya dengan melihat video interview dari kandidat seperti yang disediakan oleh JobSmart. Sebagai screening system, JobSmart menyediakan fitur pre-interview video yang memungkinkan rekruter melihat video dari kandidat sebelum memanggilnya langsung untuk melakukan wawancara. Dengan begitu, rekruter seakan memiliki gambaran sebelum bertemu dengan kandidat secara langsung.

Jadi, pastikan Anda sebagai rekruter dapat melihat potensi yang dimiliki oleh kandidat sehingga dapat merekrut kandidat yang tepat.

Baca juga : Pekerjaan Sampingan Bagi HRD

Related Posts