in Tips Dunia Kerja

Seberapa Penting Waktu Dalam Bekerja ?

JobSmart Indonesia

 

Akhir-akhir ini dunia digegerkan oleh fenomena karoshi dari Jepang. Dimana banyak pekerjaan yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena bekerja terlalu keras . Hingga akhirnya tidak kuat pada tekanan lagi dan hidupnya berakhir karena kelelahan bekerja atau bunuh diri.

Banyak juga orang yang tidak sukses dalam hidup ini. Berdasarkan penelitian, sebanyak 80% orang tidak merasa bebas secara finansial, dan tidak pernah merasa benar-benar bahagia dalam hidupnya. Hal itu disebabkan oleh mereka tidak sadar dalam melakukan hidup ini, karena menjalani hidup yang penuh tekanan. Disinilah peran waktu menjadi sangat penting, jika tidak ada waktu dalam hidup ini, maka tidak ada yang menjadi pengukur. Hidup di dunia saja tidak selamanya, begitu juga dalam melakukan pekerjaan.

Manfaatkan waktu dengan benar

Tubuh kita sendiri pun sudah mempunyai waktunya masing-masing. Ada kalanya tubuh kita butuh istirahat dan bagian-bagian lainnya bekerja sesuai dengan waktunya. Misalnya saat sarapan sebaiknya adalah sebelum pukul 9 agar tidak memperberat kinerja usus dan ginjal. Begitupun dengan hidup kita, agar dapat menjalaninya dengan bahagia, semuanya harus dilakukan sesuai dengan porsinya.

Ketika waktunya untuk bekerja, maka lakukanlah itu dengan maksimal. Bekerjalah dengan baik dan hindari setiap gangguan yang mungkin dapat mengganggu fokusmu pada pekerjaan. Pengaturan waktu yang diberlakukan di Indonesia sebenarnya sudah cukup baik, 8 jam untuk bekerja, 8 jam untuk tidur, dan 8 jam lagi untuk melakukan hal lainnya selain tidur dan kerja. Maka dari itu, manfaatkan waktu dengan benar agar setiap hal kamu lakukan bisa maksimal.

Keseimbangan hidup itu penting

Segala hal yang dilakukan secara berlebihan memang tidaklah baik. Seperti air itu baik, bahkan menjadi sesuatu yang berharga dalam dunia ini, tapi jika volume air terlalu banyak maka bisa jadi bencana banjir. Begitu pun api, jika tidak ada api maka dunia ini akan menjadi sangat dingin, tapi jika jumlahnya terlalu besar juga membuat manusia menjadi kepanasan bahkan bisa menimbulkan bencana kebakaran. Segala sesuatunya memang sudah diatur agar  bisa seimbang, begitupun dengan kehidupan kerjamu.

Hidup itu bukan soal bekerja saja, tapi juga harus dinikmati. Ada beberapa orang yang kenikmatan terbesarnya adalah dengan bekerja, tapi itu bukanlah alasan untuk terus menerus bekerja. Tubuh manusia pun tidak bisa dipakai untuk terus menerus bekerja melainkan butuh istirahat juga agar tetap sehat. Selain tubuh yang sehat, jiwa pun harus kuat. Agar hal itu dapat terjadi, kita sebagai manusia juga perlu menemukan dan melakukan hal-hal lain yang dapat membuat jiwa menjadi senang.

Jangan menunda dan jangan memaksa

Seringkali dalam buku-buku motivasi, kesuksesan dapat dicapai oleh orang yang tidak menunda pekerjaan. Hal itu seringkali disalah artikan menjadi harus memaksa menyelesaikan pekerjaan alias lembur. Padahal menunda bukan berarti memaksakan sesuatu itu harus dilakukan. Bekerja lembur juga bukanlah hal yang salah, tapi jika terus menerus dilakukan maka itu bisa menjadi salah. Jika memang sudah waktunya maka sebaiknya jangan pernah ditunda, tapi jika sudah bukan waktunya lagi, maka jangan dipaksa. Segala sesuatu yang dilakukan tidak dengan porsinya tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Justru hal itu akan membuatmu lebih capek karena harus bekerja dua kali.

Bekerja itu baik bagi hidup, karena kita dapat memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita dan menjadi produktif. Namun, jika hidup hanya untuk bekerja saja, maka itu bukanlah sesuatu yang baik.

Baca juga : Etika Merekrut Kerabat atau Keluarga Di Kantor?

Related Posts