in Tips Dunia Kerja

Screening Kandidat Otomatis, Solusi atau Ancaman?

JobSmart Indonesia

Ucapkan selamat tinggal pada tumpukan kertas CV yang harus Anda screening secara manual. Karena sekarang sudah ada teknologi yang akan membantu Anda screening kandidat secara otomatis. Hal ini memungkinkan rekruter untuk melakukan screening dengan cepat. Semakin cepat proses rekrutmen, semakin cepat juga perusahaan mendapatkan karyawan dan rekruter bisa cepat mendapat promosi.

Sistem rekrutmen yang semakin cepat ini bisa menjadi sebuah ancaman bagi rekruter. Karena hampir seluruh pekerjaannya telah dilakukan oleh sistem. Mulai dari menghimpun kandidat hingga menemukan kandidat yang terbaik.

Rekruter tidak perlu meragukan hasil yang diberikan oleh sistem ini, karena system ini hanya akan membantu Anda, bukan sebagai pengambil keputusan. Menerima atau menolak kandidat tetaplah rekruter yang memutuskan. Yang dilakukan oleh JobSmart adalah membuat rekruter tidak kesulitan dalam membuat keputusan.

Bagaimana cara kerja JobSmart?

Pertama tentu saja kandidat harus mempunyai kandidat untuk discreening. Selain membuka lowongan pekerjaan di JobSmart, perusahaan juga disarankan untuk membuka lowongan kerja di situs pencari kerja lainnya. Pastinya perusahaan ingin menemukan kandidat yang terbaik dari kumpulan yang baik. Semakin banyak kandidat yang melamar akan semakin baik, karena itu berarti perusahaan mempunyai banyak pilihan.

Namun semakin banyak kandidat juga membuat rekruter kesulitan dalam menyaring mana kandidat yang tepat dan paling sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Contohnya saja dalam melakukan psikotes. Hampir semua perusahaan mengadakan psikotes sebagai tahapan dalam proses rekrutmen. Kini rekruter tidak perlu repot lagi mengatur waktu untuk memanggil kandidat melakukan tes, karena rekruter dapat langsung melihat laporan hasil tes kepribadian itu melalui JobSmart.

Setiap kandidat yang melamar melalui JobSmart diharuskan untuk menyelesaikan tes kepribadian. Bagaimana dengan kandidat yang berasal dari situs pencari kerja lainnya? JobSmart juga memudahkan rekruter untuk mengundang kandidat yang didapat dari situs pencari kerja lainnya untuk mendaftar dan mengikuti tes di JobSmart.

Bagaikan trailer dari sebuah film

Tidak hanya itu, rekruter juga bisa mendapatkan pengalaman baru karena JobSmart juga menyediakan fitur video interview. Dimana melalui video, rekruter bisa melihat seperti apa kandidat bukan hanya dari foto saja. Rekruter juga bisa melihat semangat dan juga bahasa tubuh kandidat yang tidak terlihat hanya dari CV saja.

Pre-video interview ini bisa dilhat sebelum rekruter ingin memanggil kandidat untuk ke tahap yang lebih serius, Jadi seperti menonton trailer sebelum menonton film di bioskop. Sehingga pada saat bertemu secara langsung dengan kandidat, rekruter tidak merasa kaget atau merasa kecewa jika ternyata kandidat tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Menyaring kandidat dengan melihat video juga akan membuat perasaan menjadi lebih senang. Faktanya menonton video dapat meningkatkan rasa bahagia dan juga semangat. Menarik bukan? Bisa menyelesaikan pekerjaan tapi sambil refreshing.

Satu lagi fitur menarik yang akan semakin memudahkan proses screening yang dilakukan oleh rekruter yaitu SmartPick. Fitur ini akan memungkinkan rekruter untuk menyaring ribuan kandidat sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh perusahaan hanya dalam hitungan detik.

Rekruter hanya perlu memasukan kriteria yang diinginkan lalu menekan tombol Smart Pick. Kemudian akan muncul sejumlah kandidat yang sesuai dengan rekomendasi. Jika merasa rekomendasi kandidat masih terlalu banyak, rekruter tinggal menulis jumlah kandidat yang ingin diundang untuk interview yang sebenarnya. Mudah sekali bukan?

Tertarik untuk mencobanya? Sekaranglah saatnya, karena JobSmart memberikan uji coba gratis selama 15 hari untuk mencoba seluruh layanan JobSmart termasuk SmartPick.

www.jobsmart.co.id

Baca juga : Mengapa Harus Ada Screening Management System ?

Related Posts