in Tips Dunia Kerja

Jangan Ada Dusta Diantara Kandidat dan Rekruter

JobSmart IndonesiaBerbohong adalah ide yang buruk. Sebaiknya jangan pernah lakukan hal itu kepada siapapun, termasuk dirimu sendiri. Apalagi kalau kamu bohong saat interview kerja., karena hal itu akan langsung menghancurkan integritasmu, serta membuat drama baru antara kamu dan orang yang kamu bohongi.

1. Cari Tahu Apa Kelemahanmu

Sebelumnya, ketahui dulu apa sih kelemahan terbesarmu. Karena rata-rata dari rekruter akan menanyakan hal itu. Mereka pastinya mengharapkan jawaban yang sesuai dengan yang mereka harapkan. Tapi gimana kalau sebenarnya kamu adalah raja atau ratunya nunda-nunda pekerjaan, atau mungkin kamu orang yang berantarkan dan bisa ngabisin waktu lama banget buat nemuin satu barang di tas kamu.

Setiap rekruter pasti ingin merekrut karyawan yang bisa bekerja dengan baik sehingga bisa mendukung perusahaan. Tapi banyak karyawan yang belum bisa memahami hal ini, mereka pergi bekerja dan melakukan pekerjaan dengan baik tapi tidak seperti yang seharusnya dikerjakan. Mungkin aja mereka punya ide yang hebat tapi gak berani atau mungkin dulu udah pernah coba bilang tapi dapet respon yang jelek akhinya gak mau lagi ngasih tau ide mereka.

Kalau misalnya kamu sama seperti mereka alias kebanyakan karyawan lainnya. Apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu akan bilang yang sebenarnya atau bilang kalau dulu kamu pernah ngelakuinnya tapi gak pernah lagi sejak kamu dapet respon yang buruk. Apapun jawabanmu, kamu harus ingat kalau dengan bekerja kamu bisa membayar tagihanmu selama ini. Jadi mendapatkan pekerjaan bukanlah sebuah pilihan.

2. Menjalani Kebohongan

Apakah kamu pernah berbohong saat melakukan wawancara kerja? pasti gak ada yang mau jawab iya, tapi itulah kenyataannya. Untuk beberapa orang yang memiliki karakter dan rutinitas kerja yang baik, mungkin memang tidak pernah berbohong, tapi kebanyakan pasti pernah melakukannya.

Faktanya, tidak adanya hubungan antara karyawan dan rekruter berawal dari wawancara kerja. ketika kamu tahu bahwa kamu telah berbohong, kamu sendiri akan berpikir kalau kamu gak cukup oke untuk kerja ditempat itu.

3. Karyawan Yang Ideal

Kalau sekarang kamu sadar, kalau selama ini kamu harus berbohong saat wawancara kerja demi mendapatkan perkerjaan, kamu jangan sedih, karena kamu gak sendirian. Tapi kamu juga harus tahu bagaimana caranya untuk mencapai sukses yang sesungguhnya adalah dengan memahami ciri-ciri atau karakter yang diinginkan oleh perusahaan dan sungguh-sungguh melakukannya.

Jika integritas yang tinggi, inovasi, komunikasi yang baik, dan kemampuan berorganisasimu sudah baik, kenapa kamu harus berbohong? Hal itulah yang diinginkan oleh setiap perusahaan dari kandidat. Jadi kalau kamu suka berbohong, secara gak langsung, kamu telah menghancurkan intergritasmu.

4. Percaya Akan Perbedaan

Jadi gimana seseorang dapat berubah menjadi karyawan yang ideal? Sebenarnya gak akan ada perubahaan sampai pikiran yang selalu muncul dikepalamu itu berubah. Selama yang muncul dipikiranmu adalah hal yang sama, maka akan sulit untukmu untuk melakukan perubahan. 

Jika kamu gak pernah memberikan ide yang hebat dan selalu takut dan punya pikiran yang buruk kalau kamu mau mengutarakannya, tanyakan dirimu lagi, apakah itu yang selama ini menundamu untuk melakukan hal itu? Kalau iya, gimana kalau hal itu gak akan pernah berhenti?

Belajar untuk merubah pandanganmu adalah kunci untuk menjadi karyawan yang ideal yang diinginkan oleh perusahaan. Kalau kamu melakukan hal itu, bukan gak mungkin kalau kamu akan ditawarkan banyak pekerjaan, karena perusahaan memang mencari orang seperti itu. 

Melakukan perubahan memang membutuhkan usaha yang besar tapi hal itu sepadan dengan apa yang kamu dapatkan. Bahkan hal itu lebih mudah dibandingkan menjadi seseorang yang bukan dirimu sendiri.

Kita semua bekerja demi kemajuan, tapi gak akan ada kemajuan kalau kita gak berusaha untuk meningkatkan kemampuan kita sendiri. Kalau kamu sudah tahu kalau kamu sering berbohong, berarti sudah waktunya untuk meningkatkan kemampuanmu. Jadi sudah siap untuk meningkatkan diri?

Related Posts

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published.